Pages

Monday, July 24, 2017

BAGAIMANA ALLAH MENGABULKAN DO'A HAMBA-NYA?

Alkisah,

Suatu ketika, seorang dokter spesialis syaraf terkemuka di Pakistan, terbang menggunakan pesawat kecil yang hanya berisi beberapa penumpang saja.
Di tengah penerbangan, cuaca tampak sangat mendung. Bahkan langit mendadak gelap. Awan begitu pekat ditimpali kilat yang menyambar-nyambar.
Sangat terasa turbulensi (guncangan) dalam pesawat. Tiba-tiba mesin pesawat terkena petir, yang membuat satu mesin rusak.
Pesawat pun terpaksa harus mendarat darurat. Beruntung ada sebuah bandara kecil yang dekat lokasi kejadian.
Pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Namun ternyata bandara itu berada di wilayah pelosok yang sangat terpencil.
"Apakah kalian bisa memperbaiki pesawat ini?" tanya dokter.
Ternyata tidak ada seorangpun yang dapat memperbaiki pesawat. Jadi semua penumpang harus menunggu.
"Berapa lama kita harus menunggu di sini?" tanya dokter.
"Mungkin cukup lama," jawab pilot.
"Tapi aku harus segera tiba di kota sebelah. Sangat penting", lanjut dokter.
"Untuk ke sana, anda perlu waktu 3 jam jika naik mobil", jawab pilot.
"Oh ya. Aku akan sewa mobil saja".
Akhirnya dokter memutuskan menyewa mobil dari bandara itu untuk menuju kota tujuan.
Mobil mulai bergerak.
Namun cuaca masih tetap mendung. Langit gelap, kilat menyambar dengan kencang. Hujan pun turun, sangat deras. Seakan air diguyurkan dari langit. Sangat lebat.
Mobil pun berhenti, tidak dapat bergerak lebih jauh lagi, karena ternyata harus melewati jalan berlumpur. Air mulai membanjiri jalan tanah becek itu.
Dokter segera sadar, ia tidak bisa kemana-mana lagi.
Dalam situasi gelap, dokter melihat ada sebuah rumah kecil terletak di ujung sana.
"Kita pergi ke sana saja. Kita bisa berteduh sembari menumpang shalat. Mungkin disana juga ada makanan barang sedikit," kata dokter kepada sopir.
Mereka pun memutuskan untuk menuju rumah kecil tersebut. Lokasi rumah itu sungguh sangat terpencil dan jauh dari pemukiman penduduk lainnya.
Dokter mengetuk pintu rumah dengan perlahan. "Assalamu alaikum..."
Seorang nenek tua membukakan pintu sembari menjawab salam.
"Ada apa Nak?" tanya sang Nenek.
Dokter segera menceritakan semua yang dialami barusan.
"Sekarang kami hanya ingin menumpang shalat dan istirahat sebentar Nek. Menunggu hujan reda...." ujar dokter.
"Tidak masalah Nak, kalian boleh masuk..."
Nenek mempersilakan tamu shalat di ruang mushalla kecil di dalam rumahnya.
Di dekat ruang mushalla, tampak seorang anak kecil tengah berbaring. Tiap beberapa waktu tertentu, sang Nenek tampak gelisah menengok keadaan anak kecil itu.
Nenek lantas duduk di ruang mushalla. Ia pun berdo'a dan menunaikan shalat.
Setelah selesai shalat, dokter menyapa Nenek.
"Terima kasih banyak Nek. Kami sudah menumpang sholat di sini. Kalau boleh tahu, apa yang terjadi pada anak kecil itu"? tanya dokter.
"Itu adalah anak yatim. Ia tengah sakit parah. Aku adalah nenek dari anak ini..." jawab Nenek.
"Kami telah mengunjungi banyak dokter di daerah sini. Mereka memberitahu kami, bahwa hanya ada satu dokter spesialis yang dapat menolong anak ini..." lanjut Nenek.
"Kami sudah mencoba untuk menemuinya. Tapi mereka minta kami untuk menunggu enam bulan lagi. Tempatnya pun sangat jauh...."
"Sejak hari itu, aku selalu berdo'a kepada Allah : Ya Allah, mudahkan urusan kami. Anak ini sakit, mudahkan urusan kami ya Allah..." ujar Nenek
"Siapa nama dokter spesialis itu Nek?" tanya dokter.
"Namanya dokter Ishan...." jawab Nenek.
Mendengar jawaban itu, dokter pun langsung menangis.
"Kenapa engkau menangis, Nak?" tanya Nenek.
"Nenek, do'amu baru saja dijawab Allah. Akulah dokter Ishan yang kalian cari itu...."
"Mungkin karena do'amu, petir menyambar mesin pesawat yang aku tumpangi. Kami mendarat darurat. Lalu kami menyewa mobil. Hujan turun lagi menghentikan kami dan seterusnya kami ke sini...."
Mendengar penjelasan itu Nenek menangis terharu. Ia segera bersujud, bersyukur kepada Allah.
Subhanallah....
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semua alam akan menuruti apapun yang Dia kehendaki untuk menyelesaikan suatu urusan. Untuk mengabulkan sebuah do'a.
Sungguh luar biasa. Seorang dokter spesialis neurologi yang sangat sulit ditemui, bahkan tidak bisa bertemu tanpa perjanjian sebelumnya. Pasien harus antri 6 bulan untuk konsultasi.
Tapi perhatikan, Allah telah menggiring dokter spesialis itu sampai ke rumah Nenek yang terpencil, dengan cara-Nya.
Allah yang menggerakkan dokter Ishan untuk mengetuk pintu rumah Nenek, masuk ke dalam, menunaikan shalat di ruang mushalla, sampai akhirnya melakukan pengobatan terhadap anak yatim yang sakit parah itu....
Subhanallah....
Maka tetaplah terus berdo'a. Yakinlah atas kekuasaan Allah Azza wa Jalla.
Sungguh, Allah Maha Mengabulkan do'a.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
"Dan Tuhan kalian berfirman : berdo'alah kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan kalian."
🌴
Dikirim oleh Ustadz Musyaffa AR, dari teman beliau.

Pengertian Titip

الدعاء شيف المؤمنين
Doa merupakan pedangnya orang mukmin

Santri di titipkan d pondok pesantren merupakan pengasahan dari pedang, agar ppedang dapat menebas segala ancaman dengan baik hanya satu tebasan. Karena santri merupakan para pewaris nabi, dan pewaris nabi menggunakan pedang yang sangat tajam, yakni doa, doa merupakan salah satu tawassul kpd Allah, meminta memohon kepada Allah. Agar cepat terkabul doa tadi, maka perku kesungguhan HATI, KEIHKLASAN dalam doa, tiada kesombongan di dalamnya, berdoa dengan sebenar benarnya doa, seikhlas ikhlasnya hati, se penuh jiwa, hanya Allah yang kita ingat.
Ada sebuat perktaan dari seorang kiyai untuk para wali wali santri, yakni TiTIP.... yang berkepanjangan

T
Tega
Tega meninggalkan anak d pondok, karena d pondok anak akan d gembleng agar menjadi pribadi mandiri yang siap untuk menghadapi dunia yg sebenarnya. Orang tua harus tega anaknya NELONGSO agar terbiasa menghadapi pahitnya hidup

I
Ikhlas
Ikhlas anak NELONGSO, hidup tidak enak, hidup susah, tidak seperti di rumah, tidak seenak di rumah, tidak nyaman, karna ini merupakan salh satu pembentukan karakter, pembiaasan agar dapat kuat menempa hidup di kala susah

T
Tawakkal
Tawakkal setelah tega dan ikhlas, karna semua tidak akan bisa terjadi tanpa usaha dan tawakkal, anak butuh proses untuk berubah, untuk menjadi baik, maka bertawakkal lah kepa Allah dengan berdoa agar anak dapat mrnajdi penerus nabi yang seutuhnya

I
Ikhtiar
Ikhtiar bukan hanya dengan berdiam menyerahkan sepenuhnya anak k pndk, namun jga dengan DANA & DOA, karna itu merupakan kewajiban, seperti pada nadhom alala, tidak akan engkau mendapat ilmu kecuaki dengan 6 perkara, salah satunya dengan dana dan doa.

P
Percaya
Percayalah kepada pesantren, segala yang dilakukan adalah merupakan sebuah cara pembinaan terhadap anak agar menjadi pribadi yang kuat, pribadi yang islami. Percayalah bahwa pesantren tidak akan menelantarkan anak, pesantren tidak akan menyiksa, pesantren tidak akan menyusahkan, pesantren tidak akan membuat anak menjadi penjahat.
Maka, marilah bersama para guru, para ustadz, serta wali santri kita bersama mendoakan agar anak anak menjadi penerus nabi dan menjadi uswatun hasanah bagi penerusnya..... amiinn


KISAH 30 JUZ ALQURAN MENJADI SEBARIS

KISAH 30 JUZ ALQURAN MENJADI SEBARIS

Maulana Syaikh Ali Jum'ah berkisah:
Guru alquran saya, Syaikh Muhammad Ismail al-Hamadani adalah seorang ahli quran yang menjadi muqri' (pengajar alquran) di ruangan al-Atrâk, Masjid al-Azhar.
Suatu hari beliau mengaku kepada saya: "Tahukan kamu, wahai Syaikh Ali, bahwa aku tidak pernah lagi membaca alquran secara langsung sejak 50 tahun lalu?" Ucap beliau yang memanggil saya sejak dulu dengan sebutan 'Syaikh'.
"50 tahun? Bagaimana mungkin?" Ujarku dengan heran.
"Ya, ini karena aku setiap hari menyimak, mendengarkan, dan membenarkan bacaan para penghafal alquran yang mengaji kepadaku. Ada yang baca al-Baqarah dan lain-lain, sehingga setiap 3 hari aku telah mendengarkan seluruh alquran dari murid-muridku. Alquran bagiku telah menjadi bagaikan satu baris saja yang selalu berada di hadapanku. Tidak pernah menghilang. Silahkan kalau kamu mau menguji hafalanku. Silahkan uji diriku dengan yang paling sulit, seperti pertanyaan: Ada berapa عزيز حكيم di alquran? Saya akan jawab dengan detail, berapa banyak dan di mana saja."
Saya mempercayai beliau dan malu untuk menguji.
"Wahai Syaikh Ali, dengarkanlah, aku mau bercerita padamu," ujar beliau.
"Silahkan," jawabku.
Beliau mulai bercerita:
Dulu, saat pertama kali aku pindah ke Kairo, aku dalam kondisi ekonomi yang sangat sulit, sampai saya tidak bisa membeli makanan. Akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan alquran dan fokus bekerja mencari penghasilan sebagai kuli bangunan.
Setelah dua atau tiga tahun, guruku, Syaikh Abdul Aziz Sahhar, mengirimi aku surat agar aku segera menemui beliau. Aku tidak menjawab panggilan beliau karena mungkin beliau akan memintaku menjadi imam tarawih, padahal aku telah menjauh dari dunia hafalan alquran demi mencari sesuap nasi.
Kemudian beliau mengirimiku surat untuk yang kedua bahkan ketiga kalinya. Akhirnya aku terpaksa menemui beliau.
Setelah beliau membuka pintu rumah dan mempersilahkanku masuk, beliau langsung menampar mukaku dengan sangat keras. Anehnya, hati dan tulangku merasakan kenikmatan luar biasa dari tamparan keras ini. Sampai aku tidak ragu untuk berkata kepada beliau: "Tolong tampar aku lagi, sungguh hati ini merasakan tamparan anda begitu indah".
Beliau berkata: "Wahai muridku, sungguh aku tidak pernah bermaksud menyakiti dan menamparmu. Ini adalah perintah Sayyidina Husain bin Ali 'alaihimassalam. Beliau mendatangiku dalam mimpi dan berkata: Panggil muridmu itu dan pukulilah dia agar sadar pada potensinya dan kembali kepada alquran! Aku pun berkata kepada beliau: Baik, aku akan panggil dan memukulinya. Tetapi kamu tak kunjung datang, Sayyidina Husain kembali mendatangiku dalam mimpi untuk kedua dan ketiga kalinya. Pada kali keempat, beliau mendatangiku dengan marah, "Jika kamu tidak dapat memanggilnya, maka aku akan memukulimu!" Kata beliau.
Meski begitu aku masih ragu pada diri sendiri. "Tapi bagaimana mungkin?! Aku telah meninggalkan semuanya sejak dua tahun!" Keluhku.
"Aku tidak peduli. Ini adalah urusanmu dengan Sayyidina Husain!"Jawab beliau dengan tegas.
Demi Allah aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku begitu pusing memikirkan ini hingga aku berjalan pulang sambil berpegang pada pagar dan tembok di tepi jalan. Ajaib! Sepanjang perjalanan pulang ke rumah, aku mendengar bait-bait kitab Syâtibiah, entah dari mana, sampai aku benar-benar mengingat kembali hafalan yang telah aku tinggal lebih dari dua tahun ini!
Aku langsung berwudlu dan salat. Kemudian saya keluar rumah. Anehnya lagi, aku kembali mendengar bait-bait kitab Thaybah sampai aku benar-benar mengingatnya kembali setelah lebih dari dua tahun aku tinggalkan!
Sejak saat itu alquran tidak pernah berpisah dariku, bahkan aku tidak bisa melupakannya. Sungguh 30 juz alquran berada di hadapanku bagaikan sebaris saja.
Ust Adli al Qarni

Renungan hidup

RENUNGAN SENIN BERKAH

Tidak ada "orang baik dan sukses" yang tidak punya masa lalu. Tidak ada pula "orang jahat" yang tidak punya masa depan. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik dan sukses.Bagaimanapun masa lalunya dahulu, sekelam apapun lingkungannya dahulu, dan seburuk apapun perangainya di masa lampau.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Karena, seseorang yang "hampir membunuh Rasul" pun, kini berbaring di sebelah makam beliau. : Umar bin Khattab

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Karena seseorang yang pernah "berperang melawan agama Allah" pun akhirnya menjadi pedangnya Allah: Khalid bin Walid

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya. Karena sepatu emas Fir'aun berada di neraka. Sedangkan terompah buruk Bilal bin Rabah terdengar di Syurga.

Intinya, jangan memandang remeh seseorang karena masa lalu dan lingkungannya. Karena bunga teratai tetap mekar cantik, meski tinggal di air yang kotor. Maka, untuk menjadi hebat, yang diperlukan adalah kuatnya tekad.

Tidak perlu pusingkan masa lalu. Tidak perlu malu dengan tempat asal kita. Jika kita mau, kita bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor, namun tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit, jauh lebih indah dari pada diam dan hanya bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun apalagi menyalahkan dan memandang antipati orang lain.

INGATLAH!!!

Jika semua yang kita kehendaki dan kita lakukan terus kita miliki, dari mana kita belajar Ikhlas.....?

Jika semua yang kita impikan segera terwujud, dari mana kita belajar Sabar.....?

Jika setiap doa kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar Ikhtiar.....?

Seseorang yang dekat dengan Allah, bukan berarti tidak ada air mata. Seseorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa-masa sulit dlm hidupnya.

Biarlah Sang Penyelenggara Hidup yang berdaulat sepenuhnya atas kita. Karena hanya Dia-lah yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang Terbaik untuk kita.

Tetap SEMANGAT. Tetap SABAR. Tetap IKHLAS. Tetap SYUKUR dan BERJUANG Karena kita sedang kuliah di Universitas Kehidupan.

Di mana, jika di sekolah formal atau kampus-kampus ataukah pondok pesantren pada umumnya, kita mendapatkan pelajaran dahulu baru kemudian diuji, maka di dalam Universitas Kehidupan, kita diberi ujian dahulu, baru kemudian mendapatkan pelajaran.

Karena di sanalah letak istimewanya Universitas Kehidupan. Maka dari itu, sangat dibutuhkan Semangat, Kesabaran, Keikhlasan dan berjuang serta ungkapan Syukur yang harus dilakukan secara Istiqomah / Terus-menerus tanpa putus.....

Orang Hebat, TIDAK dihasilkan melalui Kemudahan, Kesenangan, dan Kenyamanan. Mereka dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN dan bahkan AIR MATA.

GANTUNGKAN SEPENUHNYA HIDUP KITA HANYA KEPADA-SANG KHOLIQ PENCIPTA TIADATARA...
ambil sarinya.....dan buang kulitnya


Bapak Pengasuh...